SUMEDANGONLINE.COM, SUMEDANG - Pelantikan Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Sumedang diwarnai padamnya listrik. Otomatis pelantikan tersebut molor 60 menit lamanya dari jadwal yang sudah ditentukan Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Sumedang.
Beruntung pihak Petugas PLN Sumedang sigap melakukan pengecekan padamnya listrik di Area Gedung Negara Sumedang. Tidak lama kemudian petugas PLN menuju sebuah panel ternyata di dalam panel tersebut ada handle atau saklar yang gosong.
Sejumlah pejabat pun saat itu hanya bengong bengong saja menunggu listrik kembali nyala. Ada juga sejumlah pejabat yang tak henti-hentinya bermain alat komunikasi.
Menurut petugas PLN Sumedang, Asep, penyebab padamnya listrik karena saklar yang digunakan harganya murah tidak sesuai dengan beban sehingga akan membahayakan dan setidaknya menyebabkan konselting listrik.
Menanggapi dugaan PLN yang menyebutkan harga saklar yang murah, kepala sub bagian Rumah Tangga pda Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, Hendra membantahnya. "Saya perkirakan yang namanya panel untuk pembatas arus yang besar itu harus teruji, saya kira tidak murah. Pasti mahal. Namun kan sekuat apa pun alat yang dipakai kalau memang ada konsleting kecil gitu, kemudian berlangsung lama, makin lama kan makin panas, dan mengakibatkan terbakar," ujarnya.***
Reporter: Iwan Rahmat
Redaktur: Pitriyani
Beruntung pihak Petugas PLN Sumedang sigap melakukan pengecekan padamnya listrik di Area Gedung Negara Sumedang. Tidak lama kemudian petugas PLN menuju sebuah panel ternyata di dalam panel tersebut ada handle atau saklar yang gosong.
Sejumlah pejabat pun saat itu hanya bengong bengong saja menunggu listrik kembali nyala. Ada juga sejumlah pejabat yang tak henti-hentinya bermain alat komunikasi.
Menurut petugas PLN Sumedang, Asep, penyebab padamnya listrik karena saklar yang digunakan harganya murah tidak sesuai dengan beban sehingga akan membahayakan dan setidaknya menyebabkan konselting listrik.
Menanggapi dugaan PLN yang menyebutkan harga saklar yang murah, kepala sub bagian Rumah Tangga pda Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, Hendra membantahnya. "Saya perkirakan yang namanya panel untuk pembatas arus yang besar itu harus teruji, saya kira tidak murah. Pasti mahal. Namun kan sekuat apa pun alat yang dipakai kalau memang ada konsleting kecil gitu, kemudian berlangsung lama, makin lama kan makin panas, dan mengakibatkan terbakar," ujarnya.***
Reporter: Iwan Rahmat
Redaktur: Pitriyani
