SUMEDANGONLINE.COM, SUMEDANG:
Sedikitnya 132 Kepala Keluarga korban pembangunan waduk Jatigede di Desa Sukamenak, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mendapat bantuan dari Badan amil zakat nasional (Baznas) Kabupaten Sumedang.
Kepala Desa Sukamenak, Gustaman menyebutkan jumlah tersebut merupakan dampak dari permasalahan akibat adanya proyek bendungan Jatigede yang hingga saat ini belum tuntas, sehingga pihaknya mengajukan permohonan bantuan ke Baznas Kabupaten Sumedang, sejak beberapa bulan lalu dan mendapat respon positif. "Sudah lama pengajuannya, alhamdulillah sekarang teralisasi. Ada 132 Kepala Keluarga yang saat ini bisa menerima bantuan berupa beras," kata Gustaman.
Ketua Baznas Sumedang, H. Ali Bazri menyebutkan sudah sepantasnya masyarakat terdampak Jatigede mendapat perhatian khusus dan bantuan dari pemerintah. Meskipun asumsinya, seharusnya masyarakat terdampak Jatigede sejahtera karena mendapatkan uang pengganti. Namun, fakta di lapangan kondisi perekonomian masyarkat korban bendungan Jatigede kian hari kiat menghawatirkan. "Itu karena dampak dari hilangnya mata pencaharian warga, yang kita bantu 132 kepala keluarga. Itu yang benar benar warga miskin," terang dia.
Meski hanya mendapat 5 kilogram beras per kepala keluarga namun, warga bersyukur karena mereka dapat menyambung hidupnya.
Selain Ketua Baznas tampak menyerahkan bantuan dari unsur pemerintah Kabupaten Sumedang yang diwakili Sekrertaris Daerah Kabupaten Sumedang, H. Zaenal Alimin.***
Sedikitnya 132 Kepala Keluarga korban pembangunan waduk Jatigede di Desa Sukamenak, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mendapat bantuan dari Badan amil zakat nasional (Baznas) Kabupaten Sumedang.
Kepala Desa Sukamenak, Gustaman menyebutkan jumlah tersebut merupakan dampak dari permasalahan akibat adanya proyek bendungan Jatigede yang hingga saat ini belum tuntas, sehingga pihaknya mengajukan permohonan bantuan ke Baznas Kabupaten Sumedang, sejak beberapa bulan lalu dan mendapat respon positif. "Sudah lama pengajuannya, alhamdulillah sekarang teralisasi. Ada 132 Kepala Keluarga yang saat ini bisa menerima bantuan berupa beras," kata Gustaman.
Ketua Baznas Sumedang, H. Ali Bazri menyebutkan sudah sepantasnya masyarakat terdampak Jatigede mendapat perhatian khusus dan bantuan dari pemerintah. Meskipun asumsinya, seharusnya masyarakat terdampak Jatigede sejahtera karena mendapatkan uang pengganti. Namun, fakta di lapangan kondisi perekonomian masyarkat korban bendungan Jatigede kian hari kiat menghawatirkan. "Itu karena dampak dari hilangnya mata pencaharian warga, yang kita bantu 132 kepala keluarga. Itu yang benar benar warga miskin," terang dia.
Meski hanya mendapat 5 kilogram beras per kepala keluarga namun, warga bersyukur karena mereka dapat menyambung hidupnya.
Selain Ketua Baznas tampak menyerahkan bantuan dari unsur pemerintah Kabupaten Sumedang yang diwakili Sekrertaris Daerah Kabupaten Sumedang, H. Zaenal Alimin.***
