Sumedang: Mantan Bupati Sumedang yang juga Bakal Calon Bupati Sumedang Ade Irawan bersilaturahim dengan warga Baginda Sumedang sambil membagikan sembako untuk ratusan warga setempat, di Kediaman Bunda Niknik Jalan Cangkudu Sumedang, Minggu (20/8).
Kehadiran Ade Irawan yang dikemas dengan judul "Bunda Niknik Ajak Ulin Ade Irawan", disambut antusias warga sambil berebut salaman dan foto bersama. "Saya diundang warga, dan saya hadir. Ternyata masih banyak warga yang masih ingat saya, "ucapnya meyakinkan.
Disinggung soal pencalonan sebagai bupati sumedang, lagi-lagi Ade Irawan mengatakan bahwa ia berniat maju lagi baik sbg bupati atau wakil bupati. Tapi semuanya diserahkan kepada partai. "Saya sudah daftar ke Gerindra. Sekarang lagi nunggu rekom dari pusat. Apa rekom jatuh ke saya atau bukannya, bagaimana keputusan DPP Gerindra termasuk mau dipasangkan dengan siapa, saya tidak tahu, " tegasnya.
Menurut Ade Irawan, pilkada ini bukan hanya persoalan menang saja, tapi bagaimana setelah menang, pasangan itu bisa kompak dan satu visi untuk memajukan Sumedang minimal 5 tahun ke depan.
Kehadiran Ade Irawan yang dikemas dengan judul "Bunda Niknik Ajak Ulin Ade Irawan", disambut antusias warga sambil berebut salaman dan foto bersama. "Saya diundang warga, dan saya hadir. Ternyata masih banyak warga yang masih ingat saya, "ucapnya meyakinkan.
Disinggung soal pencalonan sebagai bupati sumedang, lagi-lagi Ade Irawan mengatakan bahwa ia berniat maju lagi baik sbg bupati atau wakil bupati. Tapi semuanya diserahkan kepada partai. "Saya sudah daftar ke Gerindra. Sekarang lagi nunggu rekom dari pusat. Apa rekom jatuh ke saya atau bukannya, bagaimana keputusan DPP Gerindra termasuk mau dipasangkan dengan siapa, saya tidak tahu, " tegasnya.
Menurut Ade Irawan, pilkada ini bukan hanya persoalan menang saja, tapi bagaimana setelah menang, pasangan itu bisa kompak dan satu visi untuk memajukan Sumedang minimal 5 tahun ke depan.
Sekarang sudah ada yang mengklaim si A berpasangan dengan B, si B dgn C, itu sah-sah saja. Tapi politik itu dinamis dan cepat berubah. "Saya pernah jadi Wabup, Bupati, kemudian kalau sekarang ditugaskan jadi cawabup, ya ga apa-apa. Itu berarti takdir politik saya harus seperti itu. Saya enjoy saja, " tandasnya
Ade Irawan mengaku hingga saat ini ia belum memasang atribut baliho dan sebagainya untuj mempopulerkan dirinya. Pasalnya ia msh melakukan analisa SWOT terhadap orang-orang yang diprediksi bakal maju termasuk partai yang diperkirakan berkoalisi. "Sekarang saya lagi lakukan analisa SWOT dulu. Maju ini kan untuk menang bukan hanya gaya-gayaan, " ucap Dosen Pascasarjana Unpas Bandung ini.
Atas dasar itu, kata Ade Irawan ia terus melakukan komunikasi politik dengan para bakal calon bupati lainnya, pimpinan parpol dan tokmas di Sumedang. "Ya sekarang saya banyak silaturahim. Siapa yang jadi Bupati, Wabup Sumedang 2018 sudah ditentukan Alloh SWT. Makanya saya lagi ikhtiar menjemput takdir. Siapa tahu takdirnya kepada diri saya, " imbuhnya.***
Ade Irawan mengaku hingga saat ini ia belum memasang atribut baliho dan sebagainya untuj mempopulerkan dirinya. Pasalnya ia msh melakukan analisa SWOT terhadap orang-orang yang diprediksi bakal maju termasuk partai yang diperkirakan berkoalisi. "Sekarang saya lagi lakukan analisa SWOT dulu. Maju ini kan untuk menang bukan hanya gaya-gayaan, " ucap Dosen Pascasarjana Unpas Bandung ini.
Atas dasar itu, kata Ade Irawan ia terus melakukan komunikasi politik dengan para bakal calon bupati lainnya, pimpinan parpol dan tokmas di Sumedang. "Ya sekarang saya banyak silaturahim. Siapa yang jadi Bupati, Wabup Sumedang 2018 sudah ditentukan Alloh SWT. Makanya saya lagi ikhtiar menjemput takdir. Siapa tahu takdirnya kepada diri saya, " imbuhnya.***